Semua Pelaku Usaha Wajib Tahu Peraturan Pemerintah Terbaru no 29 Tentang Perdagangan

Kali saya akan bahas tentang perdagangan, karena kegiatan ini terjadi hampir di setiap kegiatan manusia, baik di negara Indonesia ataupun seluruh dunia. Karena aktivitas perdagangan ini sudah ada sejak era kerajaan , era penjajahan, bahkan sejak era sebelum masehi.

Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan. Kita akan bahas apa saja aktivitas dalam perdagangan menurut PP 29 tahun 2021. Adalah sebagai berikut :

Perdagangan

Perdagangan adalah tatanan kegiatan yang terkait dengan transaksi Barang dan/atau Jasa di dalam negeri dan melampaui batas wilayah negara dengan tujuan pengalihan hak atas Barang dan/atau Jasa untuk memperoleh imbalan atau kompensasi.

Perdagangan Luar Negeri

Perdagangan Luar Negeri adalah Perdagangan yang mencakup kegiatan Ekspor dan/atau Impor atas Barang dan/atau Perdagangan Jasa yang melampaui batas wilayah negara.

Standar Nasional Indonesia

Standar Nasional Indonesia yang selanjutnya disingkat SNI adalah Standar yang ditetapkan oleh lembaga yang menyelenggarakan pengembangan dan pembinaan di bidang standardisasi.

Ekspor

Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan Barang dari daerah pabean.

Eksportir

Eksportir adalah orang perseorangan atau lembaga atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum, yang melakukan Ekspor.

Pelaku Usaha

Pelaku Usaha adalah orang perseorangan atau badan usaha yang melakukan usaha dan/atau kegiatan pada bidang tertentu.

Pelaku Usaha Distribusi

Pelaku Usaha Distribusi adalah Pelaku Usaha yang menjalankan kegiatan Distribusi Barang di dalam negeri.

Impor

Impor adalah kegiatan memasukkan Barang ke dalam daerah pabean.

Importir

Importir adalah orang perseorangan atau lembaga atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum, yang melakukan impor.

Produsen

Produsen adalah Pelaku Usaha yang memproduksi Barang.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang selanjutnya disingkat UMK-M adalah usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Pengemas

Pengemas adalah Pelaku Usaha yang melakukan pengemasan Barang.

Distributor

Distributor adalah Pelaku Usaha Distribusi yang bertindak atas namanya sendiri dan/atau atas penunjukan dari Produsen atau pemasok atau Importir berdasarkan perjanjian untuk melakukan kegiatan pemasaran Barang.

Pedagang Pengumpul

Pedagang Pengumpul adalah Pelaku Usaha yang mempunyai kegiatan usaha melakukan pengumpulan hasil produksi usaha mikro dan usaha kecil untuk diperdagangkan.

Agen

Agen adalah Pelaku Usaha Distribusi yang bertindak sebagai perantara untuk dan atas nama pihak yang menunjuknya berdasarkan perjanjian dengan imbalan Komisi untuk melakukan kegiatan pemasaran Barang tanpa memiliki dan/atau menguasai Barang yang dipasarkan.

Grosir

Grosir/Perkulakan adalah Pelaku Usaha Distribusi yang menjual berbagai macam Barang dalam partai besar dan tidak secara eceran.

Pengecer

Pengecer adalah Pelaku Usaha Distribusi yang kegiatan pokoknya memasarkan Barang secara langsung kepada Konsumen.

Konsumen

Konsumen adalah setiap orang pemakai Barang dan/atau Jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan

Hak Distribusi Eksklusif

Hak Distribusi Eksklusif adalah hak untuk mendistribusikan Barang yang dimiliki oleh hanya satu perusahaan dalam wilayah Indonesia yang didapat dari perjanjian secara langsung maupun tidak langsung dengan pemilik hak Distribusi merek dagang atau dari kepemilikan atas merek dagang.

Pusat Perbelanjaan

Pusat Perbelanjaan adalah suatu area tertentu yang terdiri dari satu atau beberapa bangunan yang didirikan secara vertikal maupun horizontal yang dijual atau disewakan kepada Pelaku Usaha atau dikelola sendiri untuk melakukan kegiatan Perdagangan Barang.

Pusat Niaga

Pusat Niaga adalah suatu area terpadu untuk usaha Perdagangan dan komersil lainnya.

Komisi

Komisi atas Penjualan yang selanjutnya disebut Komisi adalah imbalan yang diberikan oleh perusahaan kepada Penjual Langsung yang besarnya dihitung berdasarkan hasil kerja nyata, sesuai volume atau nilai hasil penjualan Barang, baik yang dihasilkan oleh Penjuai Langsung secara pribadi maupun yang dihasilkan oleh jaringannya.

Bonus atas Penjualan

Bonus atas Penjualan yang selanjutnya disebut Bonus adalah tambahan imbalan yang diberikan oleh perusahaan kepada Penjual Langsung, karena berhasil melebihi target penjualan Barang yang ditetapkan perusahaan.

Skema Piramida

Skema Piramida adalah kegiatan usaha yang bukan dari hasil kegiatan penjualan Barang tetapi memanfaatkan peluang keikutsertaan Penjual Langsung untuk memperoleh imbalan atau pendapatan terutama dari biaya partisipasi orang lain yang bergabung kemudian atau setelah bergabungnya Penjual Langsung tersebut.

Perizinan Berusaha

Perizinan Berusaha adalah legalitas yang diberikan kepada Pelaku Usaha untuk memulai dan menjalankan usaha dan/atau kegiatannya.

Nomor Induk Berusaha

Nomor Induk Berusaha yang selanjutnya disingkat NIB adalah bukti registrasi/pendaftaran Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan usaha dan sebagai identitas bagi Pelaku Usaha dalam pelaksanaan kegiatan usahanya.

Barang

Barang adalah setiap benda, baik berwujud maupun tidak berwujud, baik bergerak maupuntidak bergerak, baik dapat dihabiskan maupun tidak dapat dihabiskan, dan dapat diperdagangkan, dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh Konsumen atau Pelaku Usaha.

Barang Kebutuhan Pokok

Barang Kebutuhan Pokok adalah Barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan skala pemenuhan kebutuhan yang tinggi serta menjadi faktor pendukung kesejahteraan masyarakat.

Barang Penting

Barang Penting adalah Barangstrategis yang berperan penting dalam menentukan kelancaran pembangunan nasional.

Jasa

Jasa adalah setiap layanan dan unjuk kerja berbentuk pekerjaan atau hasil kerja yang dicapai, yang diperdagangkan oleh satu pihak ke pihak lain dalam masyarakat untuk dimanfaatkan oleh Konsumen atau Pelaku Usaha.

Distribusi

Distribusi adalah kegiatan penyaluran Barang secara langsungatau tidak langsung kepada Konsumen.

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik

Perdagangan Melalui Sistem Elektronik adalah Perdagangan yang transaksinya dilakukan melalui serangkaian perangkat dan prosedur elektronik.

Gudang

Gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum, tetapi untuk dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan Barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.

Demikian diatas adalah objek dan subjek dalam proses perdagangan, postingan berikutnya akan membahas tentang kebijakan pengendalian eksor dan impor. Semog artikel ini bermanfaat.

Sulit Punya Anak Akibat Birth Trauma

Sepuluh tahun sudah bu Reni tak kunjung memiliki keturunan. Ia sudah mencari berbagai cara. Padahal secara ekonomi terbilang mapan, secara sosial sangat terpandang, suaminya pun seorang yg kini menjadi pejabat muda.Berbagai cara & program telah ia lakukan bersama suami, namun masih mengalami kebuntuan. Bu Reni dulunya terkenal sangat tomboy. Lebih dominan sifat pria ketimbang wanita dalam dirinya. Namun demikian ia tetaplah wanita yg utuh & tidak mengalami masalah apapun secara medis.

Setelah proses penguraian yg panjang oleh seorang pakar, diketahui bahwa penyebab utama dari kesulitannya itu disebabkan oleh “Birth Trauma” yg ia alami puluhan tahun silam. Birth Trauma adalah fenomena trauma bagi anak yg disebabkan saat atau sebelum proses persalinan mengingat frekwensi otak anak dalam kandungan hingga lahir sangat tinggi dalam menyerap apapun yg ada di luar.

Orang tua Bu Reni sangat menginginkan anak laki-laki, mereka sempat kecewa setelah mengetahui anaknya perempuan, kekecewaan orang tua ini sekalipun tidak begitu nampak karena mereka tetap menyayanginya, oleh otak Bu Reni sewaktu dalam kandungan diserap sangat detail.

Inilah kenapa di Jawa atau juga budaya Hindu dikenal berbagai larangan ketika ibu sedang hamil.Tanpa disadari Bu Reni seolah ta ingin orang tua kecewa, ia secara naluri memakai pakaian pria & berperilaku seperti laki-laki. Akibat dari kebiasaan ini, hormon kewanitaannya tidak begitu tinggi. Juga diperkuat secara psikologis tanpa ia sadari, ia tidak ingin jika anaknya merasakan nasib yg sama sepertinya, kehilangan identitas, hal yg samar dalam jiwanya memerintahkan agar tidak usah punya anak saja.

Sekali lagi, hati-hati dengan hal yang samar tapi dahsyat !

Sumber : FB Adi Slamet