Jenis – Jenis Pelabuhan – Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki ribuan pulau yang sebagian besar dikelilingi oleh perairan. Sehingga untuk menghubungkan pulau-pulau tersebut diperlukan modal transportasi yang disebut kapal, untuk kelancaran transportasi, tempat berlabuh dan untuk melakukan kegiatan naik turun penumpang.

Pelabuhan Merupakan suatu tempat yang terdiri atas daratan dan / atau perairan dengan batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan usaha yang digunakan sebagai tempat kapal untuk merapat, menaiki, dan / atau membongkar barang, berupa terminal dan sandar yang dilengkapi dengan kapal. fasilitas keselamatan dan keamanan.
- Node dalam jaringan transportasi menurut hierarki;
- Pintu gerbang menuju aktivitas ekonomi;
- Tempat kegiatan pemindahan moda transportasi;
- Mendukung kegiatan industri dan / atau perdagangan;
- Tempat distribusi, produksi dan konsolidasi kargo atau barang; dan
- Mewujudkan Wawasan Nusantara dan Kedaulatan Negara.
Pelabuhant Utama (PU)
Pelabuhan utama adalah pelabuhan yang fungsi utamanya melayani kegiatan angkutan laut domestik dan internasional, pemindahan muatan angkutan laut domestik dan internasional dalam jumlah besar, dan sebagai tempat asal penumpang dan / atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan tujuan. cakupan pengiriman antar provinsi.
Pelabuhan Pengumpulan (PP)
Pelabuhan Pengumpul merupakan pelabuhan yang fungsi utamanya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, pemindahan dan pemuatan angkutan laut dalam negeri dalam jumlah sedang, dan sebagai tempat asal penumpang dan / atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan pelayanan antarprovinsi. Saat ini sedikitnya terdapat 240 (dua ratus empat puluh) pelabuhan yang merupakan pelabuhan pengumpul yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pelabuhan Pengumpan
Pelabuhan Pengumpan adalah pelabuhan yang fungsi utamanya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, pemindahan dan pemuatan angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, berfungsi sebagai pengumpan pelabuhan utama dan pelabuhan .
Pelabuhan Pemberian Makan Regional (PR):
Dipandu oleh perencanaan tata ruang provinsi dan pemerataan pembangunan antar provinsi; Berpedoman pada penataan ruang kabupaten / kota serta pemerataan dan peningkatan pembangunan kabupaten / kota;
- Terletak di sekitar pusat pertumbuhan ekonomi di provinsi;
- Bertindak sebagai feeder ke Collecting Port dan Main Port;
- Bertindak sebagai tempat bongkar muat penumpang dan barang dari / ke Pelabuhan Pengumpul dan / atau Pelabuhan Pengumpanan lainnya;
- Berperan dalam melayani transportasi laut antar kabupaten / kota dalam provinsi;
- Melayani penumpang dan barang antar kabupaten / kota dan / atau antar kabupaten dalam 1 (satu) kali propinsi;
- Terletak dekat dengan jalur pelayaran antar pulau ± 25 mil;
- Kedalaman pelabuhan maksimum -7 mLWS;
- Memiliki dermaga dengan panjang maksimal 120 m;
- Memiliki jarak 20 – 50 mil dari Pelabuhan Pemberian Makan Regional lainnya.
Port Pengumpan Lokal (PL):
- Berpedoman pada penataan ruang kabupaten / kota serta pemerataan dan peningkatan pembangunan kabupaten / kota;
- Terletak di sekitar pusat pertumbuhan ekonomi kabupaten / kota;
- Melayani penumpang dan barang antar kabupaten / kota dan / atau antar kabupaten dalam 1 (satu) kali kabupaten / kota;
- Bertindak sebagai feeder ke Main Port, Collecting Port, dan / atau Pelabuhan Pengumpan Regional;
- Bertindak sebagai tempat pelayanan penumpang di daerah terpencil, terisolir, perbatasan, dan regional terbatas hanya didukung oleh moda transportasi laut;
- Bertindak sebagai tempat pelayanan moda transportasi laut untuk menunjang kehidupan komunitas dan berfungsi sebagai tempat multifungsi selain sebagai terminal penumpang juga untuk melayani kebutuhan bongkar muat masyarakat sekitar;
- Memiliki jarak 5 – 20 mil dari Pelabuhan Pemberian Makan Lokal lainnya.
Demikianlah ulasan tentang jenis – jenis pelabuhan semoga bermanfaat.
