Jasa Pengurusan Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan Fasilitas KITE di Seluruh Indonesia
Pendampingan menyeluruh untuk memperoleh penetapan Kawasan Berikat, izin Gudang Berikat, dan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mulai dari kajian kelayakan sampai izin terbit.
Konsultasi Gratis via WhatsAppBagi industri yang bergantung pada bahan baku impor atau berorientasi ekspor, bea masuk dan pajak dalam rangka impor sangat menekan arus kas. Pemerintah menyediakan tiga jalur fasilitas kepabeanan untuk meringankannya: Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).
Kawasan Berikat dan Gudang Berikat termasuk Tempat Penimbunan Berikat (TPB), yaitu bangunan, tempat, atau kawasan yang memenuhi persyaratan tertentu untuk menimbun barang dengan penangguhan bea masuk. KITE berbeda karena fasilitasnya melekat pada perusahaan penerima, bukan pada lokasi khusus.
Fasilitas ini bukan izin sekali urus. Penerima fasilitas TPB dan KITE dimonitor dan dievaluasi secara berkala oleh DJBC, sehingga dokumen, sistem persediaan, dan kepatuhan perlu dirancang sejak tahap awal. Di sinilah pendampingan konsultan yang memahami praktik di Kanwil dan KPPBC membantu Anda menghindari bolak-balik perbaikan berkas.
Tiga Jalur Fasilitas Kepabeanan
Kawasan Berikat
TPB untuk menimbun barang impor dan/atau barang dari tempat lain dalam daerah pabean guna kegiatan industri. Cocok untuk pabrik yang hasil produksinya terutama diekspor atau memasok industri lain.
Gudang Berikat
TPB berupa gudang untuk menimbun barang impor dengan penangguhan bea masuk. Cocok untuk importir, distributor, dan pemasok industri yang butuh penimbunan sebelum barang dikeluarkan.
Fasilitas KITE
Kemudahan atas impor bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan tujuan ekspor. Tersedia dalam tiga bentuk: KITE Pembebasan, KITE Pengembalian, dan KITE IKM.
Perbandingan Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan KITE
| Aspek | Kawasan Berikat | Gudang Berikat | KITE |
|---|---|---|---|
| Sifat fasilitas | Tempat Penimbunan Berikat (kawasan/lokasi) | Tempat Penimbunan Berikat (gudang) | Fasilitas atas perusahaan yang ditetapkan |
| Dasar pengaturan | PMK 131/PMK.04/2018 jo. PMK 65/PMK.04/2021 | PMK 155/PMK.04/2019 | PMK 160/PMK.04/2018 (Pembebasan), PMK 110/PMK.04/2019 (IKM), dan PMK tersendiri untuk Pengembalian |
| Fasilitas utama | Penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, PDRI tidak dipungut | Penangguhan bea masuk atas barang yang ditimbun | Pembebasan bea masuk dan PPN/PPnBM tidak dipungut (Pembebasan dan IKM); pengembalian bea masuk yang telah dibayar (Pengembalian) |
| Cocok untuk | Pabrik berorientasi ekspor dan pemasok industri | Importir, distributor, dan penimbun barang | Industri pengolah bahan impor untuk ekspor, termasuk IKM |
| Persyaratan lokasi | Kawasan budidaya sesuai tata ruang, umumnya paling sedikit 10.000 m² dalam satu hamparan | Gudang dengan batas yang jelas dan memenuhi ketentuan lokasi | Mengikuti lokasi usaha/pabrik perusahaan |
Manfaat Fiskal yang Bisa Diperoleh
- Penangguhan bea masuk atas impor barang modal, peralatan, serta barang atau bahan yang akan diolah di Kawasan Berikat.
- PPN, PPnBM, dan PPh Pasal 22 impor tidak dipungut atas barang yang memperoleh fasilitas Kawasan Berikat sesuai ketentuan.
- Pembebasan cukai atas barang kena cukai yang dimasukkan dari luar daerah pabean ke Kawasan Berikat.
- PPN/PPnBM tidak dipungut atas pemasukan barang kena pajak dari tempat lain dalam daerah pabean untuk diolah lebih lanjut, selama memenuhi syarat.
- KITE: pembebasan bea masuk (Pembebasan dan IKM) atau pengembalian bea masuk yang sudah dibayar (Pengembalian), sehingga beban impor bahan baku untuk produk ekspor berkurang.
Catatan penting: bila barang dikeluarkan ke dalam daerah pabean (dijual di dalam negeri), bea masuk, cukai, PDRI, PPN, dan PPnBM harus dilunasi pada saat pengeluaran barang. Perhitungan ini perlu diatur sejak awal agar tidak menimbulkan kekurangan bayar.
Persyaratan Umum yang Perlu Disiapkan
Persyaratan rinci berbeda untuk setiap fasilitas dan jenis usaha. Secara umum, DJBC memeriksa hal-hal berikut:
Alur Pengurusan Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan KITE
Menentukan fasilitas yang paling sesuai (Kawasan Berikat, Gudang Berikat, atau KITE), memeriksa lokasi, tata ruang, dan jenis barang.
NIB, KKPR, dokumen lingkungan, serta persiapan sistem persediaan dan data perusahaan.
Permohonan diajukan secara elektronik melalui portal INSW yang terintegrasi dengan OSS, lalu diteliti oleh Kantor Wilayah DJBC.
KPPBC memeriksa lokasi dan kesiapan sistem; kami mendampingi klarifikasi serta perbaikan berkas bila diminta.
Keputusan penetapan atau izin terbit, dilanjutkan pendampingan pelaporan awal dan kepatuhan sebagai penerima fasilitas.
Dasar Hukum
Pengurusan fasilitas kepabeanan ini mengacu pada ketentuan berikut dan perubahannya:
- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.
- Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat.
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.04/2018 tentang Kawasan Berikat, sebagaimana diubah dengan PMK Nomor 65/PMK.04/2021.
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 155/PMK.04/2019 tentang Gudang Berikat.
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 272/PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat, sebagaimana diubah dengan PMK Nomor 28/PMK.04/2018.
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 160/PMK.04/2018 (KITE Pembebasan) dan Nomor 110/PMK.04/2019 (KITE IKM), serta ketentuan KITE Pengembalian.
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 216/PMK.04/2022 tentang Monitoring dan Evaluasi terhadap Penerima Fasilitas TPB dan Penerima Fasilitas KITE.
Ketentuan kepabeanan dapat berubah. Kami selalu memeriksa regulasi dan petunjuk teknis terbaru sebelum permohonan diajukan. Informasi resmi:
Layanan Perizinan dan Legalitas Terkait
Jenis Layanan yang Kami Tangani
| Layanan | Keterangan |
|---|---|
| Penetapan Kawasan Berikat | Kajian kelayakan, penyusunan berkas, pengajuan, hingga keputusan penetapan sebagai penerima fasilitas Kawasan Berikat. |
| Izin Gudang Berikat | Pengurusan izin baru serta perubahan data izin, seperti perubahan luas lokasi atau jenis barang yang ditimbun. |
| KITE Pembebasan | Penetapan perusahaan penerima fasilitas pembebasan bea masuk dan PPN/PPnBM atas impor bahan untuk produksi ekspor. |
| KITE Pengembalian | Penetapan perusahaan penerima fasilitas pengembalian bea masuk yang telah dibayar atas bahan untuk produksi ekspor. |
| KITE IKM | Pendampingan industri kecil menengah berorientasi ekspor agar memperoleh kemudahan impor bahan baku. |
| Pusat Logistik Berikat (PLB) | Konsultasi dan pengurusan PLB bagi perusahaan logistik dan penyedia pusat distribusi barang. |
| Monitoring & Kepatuhan | Pendampingan persiapan monitoring dan evaluasi DJBC serta penataan sistem persediaan dan pelaporan. |
| Legalitas Pendukung | NIB, KKPR, UKL-UPL/AMDAL, Andalalin, PBG, dan SLF sebagai prasyarat permohonan. |
Keunggulan Jasa Kami
Wilayah Kerja Kantor Wilayah DJBC
Permohonan Kawasan Berikat dan Gudang Berikat diteliti oleh Kantor Wilayah DJBC yang membawahi lokasi usaha, sedangkan pemeriksaan lokasi dan pengawasan sehari-hari dilakukan KPPBC setempat. Berikut gambaran umum pembagian wilayah kerjanya:
| No | Kantor Wilayah DJBC | Cakupan provinsi (umum) |
|---|---|---|
| 1 | Kanwil DJBC Aceh | Aceh |
| 2 | Kanwil DJBC Sumatera Utara | Sumatera Utara |
| 3 | Kanwil DJBC Riau | Riau |
| 4 | Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau | Kepulauan Riau (Batam dilayani KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam) |
| 5 | Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat | Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung |
| 6 | Kanwil DJBC Sumatera Bagian Timur | Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung |
| 7 | Kanwil DJBC Banten | Banten |
| 8 | Kanwil DJBC Jakarta | DKI Jakarta (pelabuhan Tanjung Priok dilayani KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok) |
| 9 | Kanwil DJBC Jawa Barat | Jawa Barat |
| 10 | Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DI Yogyakarta | Jawa Tengah, DI Yogyakarta |
| 11 | Kanwil DJBC Jawa Timur I | Jawa Timur (sebagian, sesuai pembagian KPPBC) |
| 12 | Kanwil DJBC Jawa Timur II | Jawa Timur (sebagian, sesuai pembagian KPPBC) |
| 13 | Kanwil DJBC Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur | Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur |
| 14 | Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat | Kalimantan Barat |
| 15 | Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Selatan | Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah |
| 16 | Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur | Kalimantan Timur, Kalimantan Utara |
| 17 | Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara | Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah |
| 18 | Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan | Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara |
| 19 | Kanwil DJBC Maluku | Maluku, Maluku Utara |
| 20 | Kanwil DJBC Khusus Papua | Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan |
| 21 | KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok | Kantor pelayanan utama (Jakarta) |
| 22 | KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta | Kantor pelayanan utama (Tangerang) |
| 23 | KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam | Kantor pelayanan utama (Batam) |
Cakupan bersifat umum. Pembagian pengawasan per KPPBC mengikuti struktur organisasi DJBC yang dapat berubah, dan pada sebagian daerah (misalnya Jawa Timur serta kawasan perbatasan DKI Jakarta dan Jawa Barat) bergantung pada lokasi pabrik. Kami membantu memastikan kantor yang berwenang sebelum permohonan diajukan.
Wilayah Layanan di Seluruh Kabupaten dan Kota
Kami melayani pengurusan Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan KITE di 38 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota di Indonesia:
| Provinsi | Kabupaten | Kota |
|---|---|---|
| Aceh | Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue | Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam |
| Sumatera Utara | Asahan, Batu Bara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba | Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padangsidimpuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Tebing Tinggi |
| Sumatera Barat | Agam, Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar | Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok |
| Riau | Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak | Dumai, Pekanbaru |
| Kepulauan Riau | Bintan, Karimun, Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna | Batam, Tanjungpinang |
| Jambi | Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo | Jambi, Sungai Penuh |
| Sumatera Selatan | Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Penukal Abab Lematang Ilir | Lubuklinggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih |
| Kepulauan Bangka Belitung | Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur | Pangkalpinang |
| Bengkulu | Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Kepahiang, Lebong, Mukomuko, Rejang Lebong, Seluma | Bengkulu |
| Lampung | Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan | Bandar Lampung, Metro |
| DKI Jakarta | Kepulauan Seribu | Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara |
| Jawa Barat | Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya | Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya |
| Banten | Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang | Cilegon, Serang, Tangerang, Tangerang Selatan |
| Jawa Tengah | Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo | Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang, Surakarta, Tegal |
| DI Yogyakarta | Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman | Yogyakarta |
| Jawa Timur | Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung | Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya |
| Bali | Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, Tabanan | Denpasar |
| Nusa Tenggara Barat | Bima, Dompu, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat | Bima, Mataram |
| Nusa Tenggara Timur | Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kupang, Lembata, Malaka, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara | Kupang |
| Kalimantan Barat | Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang | Pontianak, Singkawang |
| Kalimantan Tengah | Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Murung Raya, Pulang Pisau, Seruyan, Sukamara | Palangka Raya |
| Kalimantan Selatan | Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin | Banjarbaru, Banjarmasin |
| Kalimantan Timur | Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Paser, Penajam Paser Utara | Balikpapan, Bontang, Samarinda |
| Kalimantan Utara | Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung | Tarakan |
| Sulawesi Utara | Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Talaud, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara | Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon |
| Gorontalo | Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pohuwato | Gorontalo |
| Sulawesi Tengah | Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Tolitoli | Palu |
| Sulawesi Barat | Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Polewali Mandar | – |
| Sulawesi Selatan | Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Pinrang, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo | Makassar, Palopo, Parepare |
| Sulawesi Tenggara | Bombana, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Muna Barat, Wakatobi | Baubau, Kendari |
| Maluku | Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur | Ambon, Tual |
| Maluku Utara | Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Taliabu | Ternate, Tidore Kepulauan |
| Papua | Biak Numfor, Jayapura, Keerom, Kepulauan Yapen, Mamberamo Raya, Sarmi, Supiori, Waropen | Jayapura |
| Papua Barat | Fakfak, Kaimana, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama | – |
| Papua Barat Daya | Maybrat, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw | Sorong |
| Papua Tengah | Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika, Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya | – |
| Papua Pegunungan | Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Nduga, Pegunungan Bintang, Tolikara, Yahukimo, Yalimo | – |
| Papua Selatan | Asmat, Boven Digoel, Mappi, Merauke | – |
Konsultan Profesional Fasilitas Kepabeanan
Memilih fasilitas yang tepat sama pentingnya dengan memperolehnya. Salah memilih antara Kawasan Berikat, Gudang Berikat, atau KITE dapat membuat biaya dan kewajiban pelaporan lebih besar dari manfaatnya. Pendampingan konsultan yang memahami regulasi dan praktik di lapangan membantu perusahaan Anda memperoleh fasilitas yang sesuai, lebih cepat, dan tanpa bolak-balik perbaikan dokumen.
Konsultasikan Fasilitas Kepabeanan Perusahaan Anda
Sedang merencanakan pabrik berorientasi ekspor, gudang importasi, atau ingin menurunkan beban bea masuk bahan baku? Kami siap membantu dari kajian kelayakan hingga izin atau penetapan terbit, di kabupaten dan kota mana pun di Indonesia.
Respon cepat untuk konsultasi Kawasan Berikat, Gudang Berikat, KITE, dan perizinan pendukung.
Kami siap membantu proses pengurusan Kawasan Berikat, Gudang Berikat, dan fasilitas KITE Anda mulai dari tahap awal hingga terbitnya penetapan sesuai regulasi terbaru di Indonesia.
