Jasa survey batimetri pelabuhan, alur pelayaran, sungai, dan jetty TUKS: singlebeam, multibeam, side scan sonar, pasang surut, volume keruk, dan peta 3D sesuai SNI 7988:2014 dan IHO S-44. Melayani kabupaten pelabuhan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. WA 08117806881.
◉ Hydrographic & Bathymetric Survey
Jasa Survey Batimetri Pelabuhan, Alur Pelayaran, Sungai & Jetty TUKS
Pemetaan kedalaman perairan dengan singlebeam, multibeam, dan side scan sonar, terkoreksi pasang surut, untuk desain dermaga, pengerukan, keselamatan alur, hingga perizinan TUKS dan KKPR Laut.
Kapal tidak bisa bersandar di dermaga yang tidak diketahui kedalamannya. Tongkang batu bara tertahan di muara karena alur mendangkal. Proyek pengerukan sulit dibayar karena volume keruknya diperdebatkan. Semua masalah itu berakar pada satu hal: tidak adanya data batimetri yang akurat dan terbaru.
Kami menyediakan jasa survey batimetri untuk pengelola pelabuhan, pemilik terminal khusus dan TUKS, perusahaan tambang dan perkebunan yang memiliki jetty, kontraktor pengerukan, serta pengembang kawasan industri pesisir. Data survei kami siapkan langsung untuk kebutuhan teknis maupun perizinan kepelabuhanan dan kelautan.
Survei batimetri multibeam memetakan kedalaman kolam dan alur pelabuhan secara menyeluruh.
Apa Itu Survey Batimetri?
Survey batimetri adalah pengukuran kedalaman dasar perairan (laut, sungai, danau, waduk) beserta posisinya, sehingga dapat digambarkan sebagai peta kontur kedalaman dan model 3D dasar perairan. Kedalaman diukur dengan gelombang akustik dari echosounder. Posisi diikat dengan GNSS, lalu hasilnya dikoreksi terhadap pasang surut, kecepatan suara di air, dan gerak kapal agar kedalaman yang dilaporkan benar terhadap datum yang dipakai.
Kapan Anda Membutuhkan Survey Batimetri?
⚓
Pembangunan Dermaga & Jetty
Menentukan letak, panjang, dan elevasi dermaga serta kedalaman kolam sandar sesuai draft kapal rencana.
🚢
Alur Pelayaran & Keselamatan
Memetakan pendangkalan, gosong, dan bahaya navigasi di alur masuk pelabuhan, muara, dan sungai.
🏗️
Pengerukan (Pre & Post Dredging)
Menghitung volume keruk sebelum pekerjaan dan memverifikasi kedalaman setelah pekerjaan sebagai dasar pembayaran.
📜
Perizinan TUKS, Tersus & KKPRL
Data teknis kedalaman perairan untuk permohonan terminal, rencana kolam dan alur, serta kesesuaian ruang laut.
🌊
AMDAL & Kajian Pesisir
Rona awal hidro-oseanografi untuk reklamasi, pemodelan arus dan sedimentasi, serta persetujuan lingkungan.
🔌
Pipa, Kabel & Intake Bawah Air
Rute pipa BBM, kabel listrik, outfall, dan water intake PLTU atau smelter di wilayah pesisir.
Peralatan & Metode Survey Hidrografi
Metode / Alat
Fungsi
Cocok Untuk
Singlebeam Echosounder
Kedalaman sepanjang lajur survei
Sungai, jetty, alur sempit, survei rutin dengan biaya efisien
Deteksi kerangka kapal, rintangan, rute pipa dan kabel
Sub-Bottom Profiler
Lapisan sedimen di bawah dasar perairan
Kajian pengerukan, jenis material, desain fondasi
Pasang Surut, SVP & Arus
Koreksi kedalaman dan data hidro-oseanografi
Penetapan datum LWS/MSL, desain dermaga, pemodelan arus
Data sounding diolah menjadi model 3D dasar perairan, peta kontur kedalaman, dan perhitungan volume keruk.
Alur Pekerjaan Survey Batimetri
1
Perencanaan & Desain Lajur Penentuan area, spasi lajur, alat, skala peta, dan datum sesuai tujuan survei serta kapal rencana.
2
Titik Kontrol & Stasiun Pasut Pengukuran BM dengan GNSS geodetik, pemasangan palem atau tide gauge, dan pengikatan elevasi.
3
Kalibrasi & Akuisisi Data Bar check atau patch test, profil kecepatan suara, lalu sounding sepanjang lajur utama dan lajur silang.
4
Pengolahan & Kontrol Kualitas Koreksi pasut, SVP, dan gerak kapal; cleaning data; uji ketelitian dengan lajur silang.
✓
Peta, Model 3D & Laporan Peta batimetri, kontur, profil melintang, volume keruk, dan laporan survei siap pakai.
Hasil yang Anda Terima
◉ Peta batimetri & kontur kedalaman
◉ Model 3D / DEM dasar perairan
◉ Profil melintang & memanjang alur
◉ Perhitungan volume keruk
◉ Data dan analisis pasang surut
◉ Lokasi objek & bahaya navigasi
◉ File XYZ, DWG, SHP, GeoTIFF
◉ Laporan survei & deskripsi BM
Survei batimetri sungai dan jetty memastikan kedalaman alur aman untuk tongkang serta menjadi data teknis izin TUKS.
Wilayah Layanan: Kabupaten dengan Pelabuhan & Terminal Terbanyak
Kebutuhan survey batimetri paling tinggi berada di kabupaten dengan banyak pelabuhan umum, terminal khusus, dan TUKS, terutama di jalur angkutan batu bara, nikel, CPO, dan BBM. Berikut wilayah prioritas layanan kami.
Sumatera & Kepulauan Riau
Karimun · Bintan · Bengkalis · Indragiri Hilir · Kepulauan Meranti · Siak · Batu Bara · Tanjung Jabung Timur · Banyuasin · Musi Banyuasin · Bangka Barat · Belitung · Lampung Selatan
Ketapang · Mempawah (Kijing) · Kubu Raya · Kotawaringin Timur (Sampit) · Kotawaringin Barat (Kumai) · Kapuas · Barito Utara
Kalimantan Selatan, Timur & Utara
Tanah Bumbu · Kotabaru · Tanah Laut · Barito Kuala · Kutai Kartanegara · Kutai Timur · Berau · Paser · Penajam Paser Utara · Bulungan · Nunukan
Sulawesi
Morowali · Morowali Utara · Banggai · Konawe · Konawe Utara · Kolaka · Luwu Timur · Bantaeng · Pangkajene Kepulauan · Minahasa Utara
Maluku, Nusa Tenggara & Papua
Halmahera Tengah · Halmahera Timur · Halmahera Selatan · Sumbawa Barat · Manggarai Barat · Teluk Bintuni · Mimika · Merauke
Lokasi Anda belum tercantum? Kami melayani seluruh perairan Indonesia, termasuk pelabuhan kota, sungai, danau, dan waduk.
Satu Paket: Survei Teknis + Perizinan Kepelabuhanan
Data batimetri sering menjadi syarat teknis yang menahan proses izin terminal. Karena kami juga menangani perizinan, hasil survei dapat langsung dipakai untuk pengurusan TUKS dan Terminal Khusus, KKPR Laut, persetujuan lingkungan (UKL-UPL/AMDAL), izin pengerukan, hingga SIUPAL bagi armada Anda. Baca juga: Jasa Pengurusan SIUPAL Seluruh Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa beda singlebeam dan multibeam?
Singlebeam mengukur satu titik kedalaman tepat di bawah kapal sepanjang lajur survei, sehingga area di antara lajur diinterpolasi. Multibeam memancarkan banyak sinar sekaligus sehingga menghasilkan cakupan dasar perairan penuh. Multibeam lebih detail dan cocok untuk kolam pelabuhan serta verifikasi pengerukan. Singlebeam lebih ekonomis untuk sungai dan survei rutin.
Mengapa harus ada pengamatan pasang surut?
Kedalaman yang terukur berubah mengikuti naik-turunnya air. Data pasang surut dipakai untuk mereduksi semua kedalaman ke satu datum, misalnya LWS, sehingga peta menunjukkan kedalaman aman pada kondisi air terendah.
Apakah bisa survei di sungai dangkal dan berarus?
Bisa. Untuk sungai dan perairan dangkal kami menggunakan perahu kecil atau wahana tanpa awak dengan echosounder frekuensi tinggi, disesuaikan dengan kondisi arus dan akses lokasi.
Berapa biaya jasa survey batimetri?
Biaya bergantung pada luas area atau panjang lajur, metode (singlebeam atau multibeam), lama pengamatan pasang surut, jarak mobilisasi, dan output yang diminta. Kirimkan koordinat atau sketsa area perairan untuk mendapatkan penawaran tertulis.
Seberapa sering survei batimetri perlu diulang?
Perairan dengan sedimentasi tinggi seperti muara dan sungai besar umumnya perlu dipantau berkala, terutama sebelum dan sesudah pengerukan. Frekuensinya ditentukan oleh laju pendangkalan dan kebutuhan operasional kapal.
Ketahui Kedalaman Perairan Anda
Kirim Koordinat Pelabuhan, Jetty, atau Alur Sungai Anda
Kami rekomendasikan metode survei, jadwal pengamatan pasang surut, dan penawaran biaya yang sesuai tujuan Anda: desain, pengerukan, atau perizinan.